Wisata Gunung Bromo

Pesona gunung Bromo tak akan habis oleh lekang waktu. Tiap hari banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegera berkunjung ke kawasan Gunung Bromo untuk menikmati alam, pemandangan dan melihat terbitnya matahari di ufuk timur. Gugusan gunung di sekitar gunung bromo terbentuk dari letusan Gunung tengger yang tingginya mencapai 4000 m. Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan ukuran diameter lebih dari 10 kilometer. Material vulkanik letusan gunung sekarang berubah menjadi lautan pasir, konon material tersebut pernah tertutup oleh air. Aktivitas vulkanik dengan munculnya lorong magma mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung baru seperti Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.

Gunung Bromo

Bagaimana Menuju Kawasan Wisata?

Ada beberapa arah untuk menuju kawasan Gunung bromo yaitu:

  • Dari Arah Malang menuju Tosari dengan melewati Purwodadi – Nangkojajar sehingga wisatawan bisa menyewa mobil travel atau membawa mobil sendiri karena dari arah sini tidak ada kendaraan umum untuk menuju Tosari – Wonokitri. Sesampainya di Wonokitri semua pengunjung di haruskan untuk berganti kendaraan dengan Jeep yang membawa mereka ke Gunung Pananjakan melihat matahari terbit.
  • Dari Arah Surabaya menuju Probolinggo – Cemaralawang bisa ditempuh dengan kendaraan umum (bus) menuju terminal probolinggo selanjutnya naik minibus menuju Bromo.  Cemorolawang merupakan desa yang berlokasi yang tidak jauh dari gunung bromo sekitar 3 km. untuk bermalam, di desa ini ada beberapa penginapan mulai dari harga yang termurah sampai yang termahal.  Setelah terjadi letusan gunung bromo pada tahun 2010, Kebanyakan jeep tidak membawa pengunjung ke Gunung pananjakan untuk melihat matahari terbit melainkan membawa mereka ke Seruni dimana letaknya yang lebih rendah 600 m dari gunung pananjakan.

Hal-hal menarik dikawasan Gunung Bromo

  • Gunung Pananjakan

Gunung pananjakan memiliki ketinggian 2770 m di atas permukaan laut. dari puncak gunung bromo bisa melihat proses matahari terbit dari arah timur dengan udara dingin dan angin yang bertiup secara kencang. Namun hal itu terbayar dikalah raja siang menampakkan kekuasaannya. Proses matahari terbit dimulai jam 4.30-5.30. setelah matahari terbit, pengunjung bisa melihat betapa indahnya panorama gunung bromo dan gunung semeru. tak hanya itu, kita bisa melihat desa Cemorolawang dari atas berserta hijaunya ladang yang berbentuk terasiring.

Menuju Puncak Pananjakan

Proses Matahari Terbit

Indahnya Matahari terbit

Setelah menikmati dan melihat proses matahari terbit, kita bisa turun kebawah untuk minum teh/kopi atau mengisi perut lapar di kedai-kedai sekitar pananjakan. Disana hanya menyediakan Mie instant dan kentang goreng tapi kentang goreng disini berbeda dengan kentang goreng yang berada di McD atau KFC. kentang goreng disini berbentuk bulat dan dituruskan. jadi 1 tusuk terdiri dari 3 butir kentang goreng. setelah kenyang, melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo.

  • Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung aktif yang berada di Jawa Timur dengan ketinggian 2392 m di atas permukaan laut berada dalam 4 wilayah yakni kabupaten pasuruan, probilinggo, Lumajang dan Malang . Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo, terdapat 249 anak tangga untuk mencapai kawah.

Gunung ini lah yang menjadi pusat daya tarik diantara gunung yang berada disekitar dan sebagai objek paling menarik di Jawa Timur.

Saat terjadi letusan 2010

Kondisi tangga menuju kawah Bromo

Kawah Gunung Bromo

Pemandangan dari atas Gunung Bromo

“Pura Poten” terselimuti oleh awan

Nama Bromo diambil dari nama Dewa Hindu yaitu Brahma. Bagi penduduk Bromo, suku tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

  • Gunung Batok

Gunung Batok berada di sebelah kanan dari gunung Bromo dengan ketinggian 2400 m di atas permukaan laut. Gunung ini bukan merukapan volkano atau gunung aktif. Maka dari itu bila dibandingkan dengan gunung bromo, gunung Batok terlihat lebih hijau dan ditanami berbagai macam tumbuhan. Kenapa Gunung ini dinamakan Gunung Batok? Jika terlihat dari pananjakan, Gunung ini terlihat seperti tempurung kelapa.

Gunung Batok

  • Lautan Pasir

Bromo memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan panorama gunung lainnya. Di sekitar Bromo hingga puncak tidak ditemui tanaman hijau selain semak belukar. Gunung Bromo yang masih terdapat dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektare.

Hamparan lautan Pasir dan Gunung Batok

Lautan pasir dikelilingi oleh Kaldera

  • Pura Luhur Poten

Pura ditengah-tengah padang pasir

Pura Luhur Poten merupakan tempat ibadah umat Hindu yang tinggal di area Gunung Bromo. pura ini begitu unik karena lokasi berada ditengah-tengah lautan pasir, juga bentuknya pun juga sederhana. bangunan ini berdiri cukup lama namun mengalami perbaikan pada tahun 1974. fungsi dari bangungan suci ini untuk perayaan Upacara Kasada, karo dan upacara keagamaan hindu yang lain.

Tips berwisata ke Gunung Bromo

  • Waktu yang tepat untuk berkunjung sekitar bulan Juli-Oktober atau musim kemarau karena pada saat itu kesempatan melihat matahari terbit dan panorama bromo dari Gunung Pananjakan sangat bagus.
  • Persiapkan kondisi badan yang baik karena kondisi alam disekitar gunung Pananjakan / Bromo begitu dingin dan setelah matahari sudah muncul menjadi hangat dan berganti menjadi panas.
  • Bawalah perlengkapan seperti sarung tangan, penutup kepala, masker dan jaket tebal.

Semoga denga adanya info ini bisa bermanfaat bagi pembaca🙂

Selamat berwisata ^_^


2 responses to “Wisata Gunung Bromo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s